Rabu, 17 Oktober 2018
Umum

PROVINSI KALSEL MASUKI USIA KE-68

Banjarmasin – Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi Kalimantan Selatan dilaksanakan di Komplek Eks Kantor Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin, Kamis (9/8).

Acara dihadiri oleh Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor, Wakil Gubernur H. Rudi Resnawan, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj. Raudhatul Jannah Sahbirin, jajaran Pemprov Kalsel, serta para pejabat dari Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalsel, tidak terkecuali dari Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang dihadiri oleh Wakil Bupati H. Husairi Abdi beserta Isteri dan Penjabat Sekretaris Daerah H. M. Taufik berserta isteri.

Peringatan HUT ke-68 Provinsi Kalsel pada tahun ini mengusung tema “Bagawi Giat, Rakyat Rakat, Banua Selamat”. Acara diawali dengan Tari Hadrah Kibar Salam.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Abdul Haris Makkie selaku panitia pelaksana dalam sambutannya mengatakan, acara ini dilaksanakan dengan konsep sederhana dan merakyat, dalam rangka meningkatkan kedekatan antara pemimpin dengan masyarakat dari berbagai lapisan.

“Semua kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud untuk membangun suasana agar rakyat benar-benar merasa memiliki dan mencintai Banua kita dengan tulus dan ikhlas,” ujar Haris.

Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor dalam sambutannya mengungkapkan rasa senang serta berterima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang turut memeriahkan dan membantu terselenggaranya acara ini.

Gubernur yang akrab dipanggil Paman Birin tersebut juga mengingatkan bahwa pada bulan Agustus ini ada 2 peristiwa besar yang diperingati, yaitu pada tanggal 17 Agustus yang merupakan hari kemerdekaan Indonesia, dan bagi warga Kalimantan Selatan tepatnya pada tanggal 14 Agustus adalah hari provinsi Kalsel didirikan.

“68 tahun bukanlah waktu yang sebentar, kehadiran Provinsi Kalsel adalah juga karena Indonesia Merdeka, maka sudah sepantasnya kita berterimakasih kepada pendahulu kita dan menjaga apa yang telah diwariskan, yakni Banua kita Kalimantan Selatan,” kata Sahbirin.

Sahbirin mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak bersama membangun Banua. Seluruh pemerintah dan lapisan masyarakat diharapkan agar berbaris satu, menjaga, dan memajukan Banua.

“Seperti kata Pangeran Antasari, kalau batang banyu kita kada mau diharu urang, jangan bacakut papadaan,” imbuhnya.

Acara ditutup dengan pemotongan nasi Astakona, pelepasan burung merpati, dan makan bersama Paman Birin. (Diskominfo/Ami/indah)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!