Jumat, 20 Juli 2018
Umum

APARATUR PEMKAB HSU IKUTI DIALOG BERSAMA OMBUDSMAN RI

Amuntai – Dialog Pelayanan Publik yang Ramah dan Berkeadilan bersama Ombudsman Republik Indonesia di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), digelar di Aula Dr. KH. Idham Chalid Amuntai, Sabtu (7/4).

Dialog interaktif yang digelar selama satu hari tersebut dihadiri Bupati HSU Drs. H. Abdul Wahid HK, MM., M.Si, Wakil Bupati HSU H. Husairi Abdi, Lc, Plt Sekda HSU drh. H. Suyadi, Pejabat eselon II dan III, serta seluruh Camat, Lurah, dan Kepala Desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten HSU.

Bupati HSU H. Abdul Wahid HK menyambut baik atas terlaksananya forum dialog kali ini, pasalnya dirinya berkeinginan agar seluruh pelayanan publik di Kabupaten HSU mendapatkan penilaian yang baik bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan tema kegiatan hari ini menjadi bagian contoh nyata dalam peningkatan pelayanan pemerintah terhadap masyarakat HSU,” kata Wahid saat membuka kegiatan tersebut.

Wahid mengatakan, mengoptimalkan pelayanan publik yang ramah dan berkelanjutan merupakan hal penting untuk dapat dipahami seluruh aparatur pemerintah Kabupaten HSU, sehingga dapat mendorong peningkatan pelayanan prima bagi masyarakat.

“Dengan demikian, peranan pemerintah dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, dan tinggi rendahnya kualitas pelayanan merupakan indikator kinerja aparatur sipil negara dalam segala tingkatan,” lanjut Wahid.

Dirinya berharap kegiatan ini dapat memberikan kesadaran bagi setiap aparatur negara untuk lebih memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten HSU.

Wahid juga berharap kepada seluruh peserta yang hadir agar mengikuti acara dengan seksama dan mengambil pelajaran dari kegiatan kali ini dengan sebaik-baiknya.

Narasumber dari perwakilan Ombudsman RI, Ahmad Suaedy menjelaskan, fungsi Ombudsman sebagai lembaga independen dapat dikatakan sebagai lembaga negara yang bertugas mengawasi terhadap pelayanan publik, baik secara individu maupun secara menyeluruh di berbagai bidang.

“Apapun jabatannya, apapun profesinya, apabila menemui pelayanan publik yang tidak baik maka dapat mengadukannya ke Ombudsman, baik melalui nomor telepon pengaduan gratis 137, sms, serta media sosial seperti Telegram, Line, WhatsApp, dan Instagram,” imbuhnya.

Ia mengharapkan, Ombudsman yang selama ini independen dapat menerima seluruh laporan atau pengaduan dan klarifikasi dari kedua belah pihak, baik pihak pengadu maupun yang diadukan, sehingga pengaduan tersebut dapat diselesaikan masalahnya.

Seiring dengan itu, narasumber lain Kepala Perwakilan Ombudsman RI wilayah Kalimantan Selatan Noorhalis Majid, memaparkan mengenai berbagai permasalahan pelayanan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap masyarakat, sekaligus memberikan arahan agar tugas-tugas pelayanan yang baik kepada masyarakat dapat ditingkatkan kualitas pelayanannya.

Noorhalis Majid juga secara khusus menyoroti minimnya ketersediaan fasilitas publik yang ramah terhadap penyadang disabilitas. Kedepan dia berharap seluruh pelayanan publik dapat bersifat inklusi, terutama di bidang pendidikan sehingga tidak membedakan terhadap peerta didik dari kaum difabel.

Di sela-sela kegiatan juga diserahkan buku berjudul “Inklusi” oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel Noorhalis Majid kepada Bupati HSU. (Diskominfo/wahyu/indah)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!