Sabtu, 21 September 2019
Umum

BADAN HISAB RUKYAT KABUPATEN HSU PANTAU HILAL

AMUNTAI – Badan Hisab Rukyat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melakukan pemantauan hilal untuk menentukan 1 Syawal 1440 H, Senin (3/5).

Bertempat di Desa Sungai Buluh Kabupaten HST, pemantauan tersebut diikuti oleh Tim Badan Rukyat, Muhammadiyah, NU, serta MUI Kabupaten HSU, Balangan, dan HST.

Kepala Kemenag HSU H Yusran mengatakan sangat senang karena pemantauan hilal kali ini diikuti oleh 3 kabupaten dan dilaksanakan pada tempat yang sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya, yaitu di Desa Sungai Buluh Kabupaten HST.

“Namun karena cuaca tidak mendukung sehingga kemungkinan besar hilal tersebut tidak bisa terlihat,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua MUI HSU KH Said Masrawan mengatakan, kegiatan memantau terbitnya bulan hilal ini memang seharusnya dilaksanakan.

“Karena ini adalah sebagai kita untuk mengamalkan terhadap hadist Rasulullah SAW yang dimana isinya Puasalah kalian dengan melihat hilal dan berhari raya lah dengan melihat hilal. Jika pandangan terhalang dengan awan maka sempurnakan bilangan menjadi 30,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara pun selalu memfasilitasi tim dalam kegiatan pemantauan hilal yang dilakukan rutin setiap tahunnya.

“Kami selaku pemerintah daerah kabupaten HSU akan memfasilitasi tim Badan Hisab Rukyat untuk melaksanakan kegiatan pemantauan hilal ini, seperti alat theodolit ini yang digunakan untuk memantau titik hilal,” ujar H Jahri selaku perwakilan Pemerintah Kabupaten HSU.

Sementara itu, Farin selaku anggota Badan Hisab Rukyat menjelaskan secara teknis alat yang digunakan untuk memantau hilal tersebut menggunakan alat theodolit.

“Theodolit itu digunakan untuk mengetahui posisi di mana matahari atau bulan, karena setiap penentuan awal bulan itu menggunakan posisi matahari atau bulan,” jelasnya.

“Untuk menentukan titik dari alat tersebut bisa langsung diarahkan ke utara kemudian disesuaikan dengan data dari hasil hisab yang dimana pada hari ini hilal terletak 288° (derajat) 21 menit 3 detik dan di pantau sampai pukul 18.18 menit,” sambungnya.

Kemudian setelah dilakukan pemantauan saat matahari terbenam ternyata tinggi hilal tersebut mencapai -0° (derajat) 21 menit dan kemungkinan besar maka awal bulan syawal 1440 H jatuh pada hari Rabu 5 Juni 2019. (Diskominfo/Aulia/Jimmy)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!