Senin, 21 Oktober 2019
Pendidikan

BINCANG PARENTING, MENJADI GURU TERBAIK UNTUK ANAK

AMUNTAI – Sekolah Islam Terpadu (SIT) Ihsanul Amal Alabio Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan Bincang Parenting dengan Tema “Menjadi Guru Terbaik untuk Anak Kita” bersama Narasumber Ustadz Misbakhul Munir, bertempat di Masjid Sabilal Muttaqin Sungai Malang, Minggu (28/4).

Kegiatan ini dihadiri wali murid dan guru-guru pengajar dari Sekolah Islam Terpadu Ihsanul Amal.

“Masalah pendampingan anak harus kita review, harus kita update setiap saat, karena seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka sekarang kita berada dalam satu era milenial. Berarti yang dihadapi oleh anak-anak kita tidak sama dengan apa yang kita hadapi waktu kita di usia anak-anak,” ujar Sukiman, Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Ihsanul Amal Alabio.

Menurut Sukiman, acara parenting ini juga dalam rangka menyelaraskan, mensinergikan antara kemauan lembaga SIT Ihsanul Amal dengan para orangtua. “Jangan anak-anak kita nanti meniru ke utara tetapi ayah dan ibunya ke selatan. Semoga acara ini bisa memberi jawaban atas semua problema pendidikan dan pendampingan anak-anak kita,” imbuhnya.

Sebelum Ustadz Misbakhul Munir menyampaikan materi, dilakukan peregangan otak bersama melalui gerak, dimana para wali murid diminta untuk mengikuti arahan dan melakukan gerakan tersebut oleh Fauzi dari Kualita Pendidikan Indonesia (KPI).

Menurut narasumber Ustadz Misbakhul Munir, sekolah itu yang paling penting 4 elemen, yaitu sistem, kepemimpinan, guru, dan peran serta wali murid.

“Imam Ali menyampaikan bahwa kita diminta untuk mengajari anak kita, karena sungguh anak-anak kita itu tidak akan hidup di masa kita, tetapi akan hidup di masanya sendiri. Jadi kita harus mempersiapkan masa depan mereka. Orang kadang mengalami miopi sindrom, yaitu apa yang diajarkan hari ini tidak memenuhi kebutuhan di masa depan. Oleh sebab itu anak kita harus dibekali 2 skill di masa depan, yaitu Problem Solving Skill (kemampuan pemecahan masalah) dan yang kedua adalah Technology Skill (kemampuan tekonologi). Selain itu juga pastikan sejak dini anak memiliki 4C, yaitu (soft skill) di antaranya adalah Critical Thinking skill (kemampuan berpikir kritis), Colaboration skill (kemampuan bekerja sama), Communication skill (kemampuan berkomunikasi), dan Creativity and Innovation skill (kemampuan menciptakan penggabungan baru),” paparnya. (Diskominfo/ikhsan/irwin)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!