Senin, 20 November 2017
KesehatanPemerintahanUmum

DESA SUNGAI DURAIT WAKILI HSU DALAM PENILAIAN P2WKSS DAN KSI TINGKAT PROVINSI

Amuntai – Evaluasi program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) dan Kecamatan Sayang Ibu (KSI) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), berlangsung di Desa Sungai Durait Kecamatan Babirik, Senin (6/11).

Kegiatan ini merupakan tahap lanjutan setelah terpilihnya Desa Sungai Durait Kecamatan Babirik dalam pelaksanaan program P2WKSS dan KSI, mewakili Kabupaten Hulu Sungai Utara di Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Tampak hadir dalam kegiatan evaluasi tersebut, Bupati HSU, Staf Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Kabid Pengasuhan dan Keluarga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ketua Tim Evaluasi Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Perwakilan Polres HSU, Perwakilan Kodim 1001 Amuntai-Balangan, Tim Penggerak PKK HSU, Dharma Wanita Persatuan HSU, dan Camat Babirik.

Kegiatan ini juga sekaligus pengukuhan tutor pemberdayaan perempuan dalam rangka pencegahan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Para tutor dikukuhkan oleh Bupati HSU Drs. H. Abdul Wahid HK, MM., M.Si.

Usai mengukuhkan para tutor, Wahid mengingatkan tentang pentingnya keberadaan kaum perempuan dalam berbagai kegiatan pemerintahan, mulai dari pembangunan hingga pembinaan masyarakat. Selain itu, ia juga mengapresiasi penilaian Tim dari Provinsi Kalimantan Selatan di Desa Sungai Durait, seraya berharap Kabupaten Hulu Sungai Utara mendapatkan hasil terbaik.

“Semoga seluruh lapisan masyarakat termasuk kaum perempuan dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan di Kabupaten Hulu Sungai Utara”, ujar Wahid, seraya berharap tidak ada kasus tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), baik secara fisik maupun psikologis.

Sementara itu, Ketua Tim Evaluasi P2WKSS dan KSI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Dra. Hj. Andy Murni, MM memuji berbagai peningkatan yang telah terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Utara, khususnya Desa Sungai Durait Kecamatan Babirik yang saat ini sedang dilakukan evaluasi.

“Peningkatan tersebut tentunya tidak terlepas dari peran semua pihak, termasuk kaum perempuan. Oleh karena itu, diharapkan terus adanya kontrol dari Pemerintah Daerah demi suksesnya program P2WKSS dan KSI”, pesan Andy Murni.

Hal senada juga disampaikan oleh Staf Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Benny Bernad Arnoldo Naraha.

“Diharapkan selalu ada koordinasi dengan semua pihak dalam pengembangan program P2WKSS dan KSI, karena program ini tidak akan bisa terlaksana jika berjalan sendiri”, ujar Benny.

Di hadapan para hadirin, Benny juga berpesan agar selalu terjalin kerjasama yang baik antara pihak perempuan dan laki-laki dalam mendidik anak dan membina keluarga.

“Jangan sampai terjadi KDRT, karena akan berdampak buruk bagi keluarga dan perkembangan anak”, pesan Benny (Diskominfo/mahdi).

 

Leave a Response

Dinas Kominfo HSU

Media Center – Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara

error: Konten di lindungi !!