Selasa, 10 Desember 2019
Kesehatan

DINKES HSU SIAPKAN LAYANAN PUBLIC SAFETY CENTER 119

AMUNTAI – Sebagai upaya penanggulangan darurat terpadu di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Dinas Kesehatan (Dinkes) akan membuka layanan Public Safety Center (PSC) di nomor 119.

Menurut Kabid Pelayanan Sumber Daya Kesehatan Dinkes HSU H. Danu Fran Fotohena, Public Safety Center (PSC) merupakan pusat pelayanan terpadu yang menjamin kebutuhan masyarakat dalam hal yang berhubungan dengan kegawatdaruratan.

“Insya Allah akan dibentuk di Kabupaten kita, ini juga sebagai respon cepat untuk masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ucap Danu dalam laporannya saat mengadakan workshop PSC di Amuntai, Selasa (24/9).

Danu menjelaskan, PSC kedepannya berfungsi untuk menanggapi kegawatdaruratan secara cepat, tepat, dan cermat bagi masyarakat dengan sistem kerja yang diselenggarakan secara bersama-sama dengan unit kerja lainnya, baik bidang Kesehatan, Polri, Dishub, BPBD, Dinsos, Satpol-PP Damkar, dan lainnya.

Adapun workshop PSC yang kali ini digelar sebagai langkah awal pembentukan Public Safety Center (PSC) 119 di wilayah kabupaten HSU, yang mana di wilayah Banua Enam sekarang ini hanya ada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

“Setelah workshop ini nanti akan dilanjutkan rekrutmen TIM PSC dan Pelatihan Tim PSC, kemudian akan dilanjutkan MoU dengan beberapa sektor lainnya,” jelas Danu selaku Ketua pelaksana workshop PSC ini.

Sementara untuk rekrutmen dan pembelajaran direncanakan akan dilaksanakan pada bulan November 2019, anggotanya terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga driver ambulance, yang sifatnya tenaga kontrak dengan sumber dana APBD.

“Insya Allah akan kita resmikan pada Maret 2020 oleh Bapak Bupati,” pungkasnya.

Seiring dengan itu, Bupati HSU dalam sambutannya yang disampaikan oleh Plt Kepala Dinkes HSU H Agus Fidliansyah mengatakan, hal ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten HSU.

“Melalui workshop PSC ini, kita dapat mengetahui lebih jauh tentang fungsi PSC yang merupakan layanan kegawatdaruratan medis yang dapat diakses secara luas dan gratis oleh masyarakat melalui telepon seluler,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Melalui terbentuknya PSC ini diharapkan nantinya respon cepat terhadap korban kegawatdaruratan dapat dilaksanakan, sehingga dapat meminimalisir korban yang berdampak cacat atau meninggal.

Sementara H. Edy Sabhara selaku pemateri dari Dinkes Provinsi Kalimantan Selatan dalam kegiatan ini, berharap terbentuknya PSC kedepannya di wilayah HSU ini tidak hanya sekadar membantu masyarakat secara cepat, akan tetapi lebih dari itu terjalinnya koordinasi antar stakeholder yang ikut berperan serta sesuai SOP dan poksinya masing-masing.

“Melalui PSC 119 ini, nanti misalnya ada kebakaran semua harus terlibat, tidak hanya Pemadam kebakaran, tetapi Polisi selaku pengawalan keamanan, Satlantas, Dinas Perhubungan, dan tim medis juga ikut terlibat,” imbuhnya.

Adapun peserta dalam workshop PSC 119 yang diinisiasi Dinkes Kabupaten HSU ini, di samping diikuti para kepala dan perwakilan puskesmas se-Kabupaten HSU, ikut serta juga beberapa perwakilan instansi lain seperti Polres HSU, Dinas Perhubungan, Dinsos, BPBD, dan Satpol-PP Damkar. (Diskominfo/Wahyu)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!