Rabu, 26 September 2018
Sosial

DINSOS HSU SELEKSI KETAT PENERIMA BANTUAN BEDAH RUMAH

 

Amuntai – Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) selalu dinantikan warga, khususnya keluarga miskin. Terkait hal itu, Dinas Sosial HSU sangat ketat melakukan seleksi penerima bantuan bedah rumah tersebut.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Sosial HSU H. Rizali Eswansyah, S.Sos. Sejak program bedah rumah sumber dana pusat maupun daerah tersebut, tiap tahun pihaknya harus melakukan seleksi rumah yang akan dibedah dengan mempertimbangkan beberapa aspek indikator penilaian.

“Jadi, proposal permohonan masuk ke kami, setelah diketahui pihak Desa/Kelurahan sampai Kecamatan. Selanjutnya tim survei akan diturunkan ke lapangan, guna mengecek apakah benar data yang dimasukkan sesuai dengan kondisi di lapangan”, kata Rizali baru-baru ini.

Apabila disetujui, pihaknya tidak memegang dana bantuan bedah rumah, karena dana tersebut langsung masuk ke rekening penerima bantuan. Nantinya dana tersebut digunakan warga untuk membeli bahan bangunan untuk rehabilitasi rumah miliknya.

“Proses pembangunan dan rehabilitasi itu akan kami awasi. Jangan sampai dana tersebut digunakan untuk hal-hal lain,” terangnya.

Rizali mengatakan, yang menentukan penerima bantuan tersebut adalah pusat dan provinsi. Sementara Dinas terkait hanya melakukan pendataan penerima bantuan.

“Tahun ini, berdasarkan informasi yang kami terima, Kalsel mendapatkan jatah 3.500 unit rumah tidak layak huni untuk dibedah yang tersebar di 13 Kabupaten/Kota, termasuk HSU”, paparnya. (Diskominfo/tim/indah)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!