Senin, 20 November 2017
Pemerintahan

DPPLH GELAR RAPAT KOORDINASI JELANG PENILAIAN ADIPURA

 

Amuntai – Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Lingkungan Hidup (DPPLH) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah sekolah dan SKPD, di aula Agung Amuntai, Kamis (9/11), terkait penilaian Adipura yang rencananya akan dilaksanakan pada 23 November mendatang.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah dan Peningkatan Kapasitas DPPLH HSU, Najeriansyah mengatakan, pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan pihak sekolah dan SKPD terkait guna membahas kesiapan penilaian Adipura tingkat provinsi Kalimantan Selatan oleh tim penilai, yang mana tim penilai Adipura sendiri terdiri dari regional Balikpapan dan tim Adipura Nasional.

“Rakor ini juga bertujuan untuk memastikan progres lapangan bagi kawan-kawan dari SKPD-SKPD terkait serta sekolah-sekolah yang terlibat dalam titik pantau penilaian, sejauh mana persiapan yang sudah disiapkan dan seberapa besar kendalanya, sehingga diharapkan kabupaten HSU nantinya dapat meningkatkan penilaian Adipura. Kami juga meminta dukungan penuh dari warga masyarakat Hulu Sungai Utara. Mudah-mudahan tahun ini Adipura dapat diraih”, ujar Najeri.

Najeri menambahkan, selama ini partisipasi masyarakat dalam hal pemilahan sampah dan pengelolaan sampah masih rendah, terutama di lingkungan perumahan. Oleh karena itu DPPLH menempatkan petugas-petugas disetiap perumahan untuk tugas pemilahan tersebut.

“Selain itu, sistem pencatatan administrasi pengolahan dan pemilahan sampah di sekolah-sekolah juga belum maksimal dilaksanakan, sehingga dengan adanya masukan-masukan diharapkan dapat disinergikan dengan administrasi yang baik dan benar, terutama peningkatan-peningkatan pengelolaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Tebing Lereng yang merupakan titik penilaian tertinggi buat Adipura”, terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kordinator Sosialisasi Persampahan DPPLH HSU Ahmad Rusydani.

“Selama ini yang menjadi fokus evaluasi Adipura yaitu permasalahan pemilahan dan pengelolaan sampah di titik pemantauan serta permasalahan di lokasi TPA sampah, sehingga saat ini dilakukan pembenahan, seperti penanaman berbagai pohon, pemanfaatan gas metan, dan pengelolaan sampah itu sendiri” ujar Ahmad Rusydani.

Ahmad Rusydani menambahkan, untuk ke depannya TPA tersebut akan dijadikan objek wisata alternatif, yaitu kolam pemancingan ikan. (Diskominfo/wahyu)

Leave a Response

Dinas Kominfo HSU

Media Center – Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara

error: Konten di lindungi !!