BANK INDONESIA SOSIALISASI KEASLIAN UANG RUPIAH

 

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan sosialisasi keaslian uang rupiah selama dua hari, di Kecamatan Paminggir.

Desa Paminggir Seberang menjadi tujuan pada hari pertama kegiatan sosialisasi keaslian uang rupiah pada selasa (18/4), disusul hari kedua di Desa Tampakang.

Pihak Bank Indonesia mensosialisasikan edisi uang kertas rupiah dan uang kertas logam baru edisi keluaran tahun 2016 yang terdiri atas 7 jenis uang kertas dan 4 jenis uang logam.

Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan ciri-ciri keaslian uang rupiah, sehingga masyarakat bisa terhindar dari aksi penipuan peredaran uang palsu.

Selain melaksanakan sosialisasi keaslian uang rupiah, pihak Bank Indonesia juga melakukan kegiatan penukaran uang rupiah lama atau uang rupiah rusak dan lusuh dengan uang rupiah edisi baru.

Kehadiran Bank Indonesia pada kegiatan ini disambut antusias masyarakat yang ingin mengenal uang rupiah baru yang selama ini masih sedikit yang memilikinya.

Masyarakat juga berbondong-bondong menukarkan uang rupiah lama mereka untuk ditukar dengan uang rupiah baru.

Adapun jenis uang rupiah baru yang diperkenalkan kepada masyarakat berupa uang kertas rupiah pecahan 100 ribu, 50 ribu, 20 ribu, 10 ribu, 5000 hingga 2000 rupiah.

Asisten Manajer Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan, Fakhrurraji mengatakan, uang rupiah edisi baru memiliki tingkat pengaman yang lebih banyak dan lebih canggih dibanding uang rupiah edisi lama, seperti adanya gambar dan garis tersembunyi yang hanya bisa dilihat jika menggunakan sinar ultra violet dan kaca pembesar.

Selain dikawal aparat kepolisian, kegiatan sosialisasi dan penukaran uang rupiah edisi baru ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan staf Bank Rakyat Indoensia Cabang Amuntai. (Diskominfo/Eddy)

Author

Amuntai-Tim Media Center

Media Center - Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *