PemerintahanPendidikan

HSU BERUPAYA TERAPKAN PERENCANAAN RESPONSIF GENDER

Amuntai – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan workshop pengarusutamaan gender dan hak anak, bertempat di Hotel Minosa Resort Amuntai, Rabu (13/9) yang dihadiri pejabat dan staf dari berbagai SKPD.  Kegiatan ini bertujuan untuk semakin meningkatkan perencanaan dan penganggaran di SKPD agar lebih responsif gender.

Wakil Bupati Hulu Sungai Utara H. Husairi Abdi, Lc saat membuka workshop mengakui jika penerapan pengarusutamaan gender masih dirasa kurang, meski sudah ada peraturan daerah yang menjadi acuannya.

“Penerapan pengarusutaman gender adalah tugas bersama dengan dikoordinasikan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak”, tegas Husairi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak HSU, Hj. Gusti Iskandariah mengatakan, sudah sebanyak 17 SKPD yang menerapkan penganggaran yang responsif gender, sisanya masih akan dilakukan pembinaan.

“Meski Kabupaten Hulu Sungai Utara saat ini sudah berpredikat sebagai Kabupaten Layak Anak, namun untuk penerapan pengarusutamaan gender dan hak anak masih harus menempuh jalan yang cukup panjang”, jelas Gusti.

Dalam penyampaian materinya, narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yusuf Sofyandi menyampaikan, Kabupaten HSU masih belum masuk dalam kategori dalam tingkatan penerapan pengarusutamaan gender dan hak anak, sehingga ia memotivasi jajaran Pemerintah Daerah HSU agar berupaya memperbaiki perencanaan, penganggaran, program dan kegiatan yang mepertimbangkan pengarusutamaan gender ini.

Setiap dua tahun, tim dari Kementerian akan mengevaluasi pengembangan penerapan pengarusutamaan gender dan kabupaten layak anak yang akan diumumkan pada Desember 2018 seiring peringatan Hari Anak Nasional. (Diskominfo/eddy)

Leave a Response

Dinas Kominfo HSU
Media Center - Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara