Jumat, 15 Desember 2017
Agamabudaya & olahragaPariwisata

MASJID SUNGAI BANAR, MASJID TERTUA DI HSU

Amuntai – Di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), ada sebuah Masjid tertua, yaitu Masjid Jami Sungai Banar. Masjid ini berdiri di tepi Sungai Negara, tepatnya di Desa Jarang Kuantan Kecamatan Amuntai Selatan yang berjarak sekitar 3 km dari pusat Kota Amuntai.

Masjid Jami Sungai Banar dibangun pada tahun 1804 Masehi (1218 Hijriyah dalam penanggalan Islam). Ini tercatat dalam ukiran pada sebuah bedug yang hingga kini masih dimanfaatkan. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga merupakan sebuah cagar budaya yang dilindungi pemerintah, dan sering dikunjungi warga untuk tujuan wisata religi.

Para pengunjung tidak hanya berasal dari daerah setempat, tetapi juga berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada juga dari negara tetangga.

Di dalam masjid ini ada obyek yang paling menarik perhatian pengunjung, yaitu empat buah tiang besar. Konon, tiang-tiang tersebut katanya bergeser sejauh 700 meter dari awal pendiriannya.

Para pengunjung yang datang biasanya dipandu oleh penjaga masjid tersebut untuk mengelilingi tiang-tiang tersebut sebanyak 3, 5, atau 7 kali sambil membaca shalawat dan memeluk tiang yang dilewati.

Menurut penjaga Masjid Jami Sungai Banar, masyarakat secara turun temurun mempercayai apabila kedua tangan kita dapat bertemu saat memeluk tiang tersebut, maka akan dimudahkan untuk menunaikan ibadah haji dan medapatkan keberkahan lainnya. Wallahu a’lam bish-shawab.

Terlepas dari kepercayaan tersebut, masjid ini adalah tempat yang memiliki nilai sejarah. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga pernah dipergunakan oleh para pejuang kemerdekaan RI untuk menyusun strategi melawan penjajah (Diskominfo/mahdi).

Leave a Response

Dinas Kominfo HSU

Media Center – Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara

error: Konten di lindungi !!