Selasa, 10 Desember 2019
Kesehatan

MASYARAKAT DIMINTA SADARI PENTINGNYA GERMAS DAN PENCEGAHAN STUNTING

AMUNTAI – Gubernur Kalimantan Selatan melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemprov Kalsel, Fathurrahman, berharap masyarakat memperoleh pemahaman mengenai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan pencegahan stunting.

Hal tersebut disampaikan Fathurrahman mewakili Gubernur Kalsel saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Mobilisasi Penggalangan Kemitraan dan Partisipasi Masyarakat dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Pencegahan Stunting di lingkungan Pondok Pesantren dan Majelis Taklim, bertempat di aula STAI Rakha Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Rabu (25/9).

“Germas dan pencegahan stunting harus dilaksanakan oleh seluruh lapisan masyarakat dengan kesadaran, guna meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya.

Dalam sambutan tertulis tersebut, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menekankan pentingnya mengubah perilaku hidup tidak sehat menjadi perilaku hidup sehat. Hal tersebut seiring dengan masih tingginya angka penyakit tidak menular dan stunting di Kalimantan Selatan.

Gubernur juga mengapresiasi Pimpinan Pusat Muslimat NU atas dukungannya dalam peningkatan Germas dan Pencegahan Stunting, salah satunya melalui kegiatan seperti ini.

Diakuinya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat memerlukan bantuan berbagai pihak dalam hal peningkatan Germas dan Pencegahan Stunting, termasuk peran serta Kiyai dan Guru Agama di Ponpes dan Majelis Taklim.

“Hal tersebut guna mewujudkan Kalimantan Selatan sehat dan Indonesia sehat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat Muslimat NU Bidang Kesehatan Hj. Erna Yuliana Soefihara mengatakan, sasaran Germas kali ini adalah pondok pesantren dan majelis taklim, dalam rangka penggalangan kemitraan dan partisipasi masyarakat dalam gerakan untuk mewujudkan hidup sehat dan pencegahan stunting.

“Sangat penting agar masyarakat menjalani pola hidup dengan gerakan hidup sehat. Sehingga melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat sadar akan pentingnya gerakan hidup sehat dan pencegahan stunting, sebagai upaya menciptakan generasi penerus yang lebih baik dan sehat,” ujar Erna.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pembagian obat tambah darah untuk wanita guna menjaga kesehatan, mengingat wanita memiliki siklus bulanan (menstruasi). Selain itu juga dilaksanakan Lomba Penyajian Isi Piringku. (Diskominfo/Rahman)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!