Selasa, 22 Oktober 2019
Pertanian

PELATIHAN TEMATIK PENGELOLAAN PERTANIAN TERPADU, UPAYA TINGKATKAN PRODUKTIVITAS

AMUNTAI – Melalui pembekalan dan pelatihan tematik pengelolaan pertanian terpadu, para petani di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil pertaniannya.

Demikian harapan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten HSU H. Yuli Hertawan saat membuka kegiatan Pelatihan Tematik Pengelolaan Pertanian Terpadu kepada para petani dari beberapa Desa dan Kecamatan, Rabu (14/8).

Kegiatan yang digelar selama tiga hari (14-16 Agustus 2019) di desa Karias Dalam Kecamatan Banjang kali ini, di samping membahas cara peningkatan produktivitas melalui pertanian terpadu dengan pemanfaatan lahan dan kondisi geografis kabupaten HSU yang merupakan lahan lebak oleh Balai Penyuluh Pertanian Kecamantan Banjang, kegiatan ini juga diisi narasumber dari Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang.

“Karena pertanian terpadu sejalan dengan program kita Dinas pertanian yaitu melalui strategi yang dibuat untuk peningkatan produktivitas dan mutu tanaman pangan dengan pemanfaatan sumber daya secara optimal,” jelas Yuli saat memberikan arahan kepada para petani.

Lebih lanjut, Yuli Hertawan menjelaskan pertanian terpadu adalah pemanfaatan lahan pertanian tidak hanya untuk tanaman padi, akan tetapi multi pemanfaatan. “Dapat sekaligus dimanfaatkan untuk lahan perikanan, peternakan bebek, dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Dengan kondisi geografis Kabupaten HSU yang merupakan lahan rawa lebak, Yuli Hertawan meyakini peningkatan produktivitas hasil padi dua kali setahun dan pemanfaatan lahan pertanian terpadu di Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat benar-benar terwujud apabila para petani dengan sungguh-sungguh menjalaninya.

Hal serupa juga disampaikan Kepala BBPP Binuang Susmawati, yang menjelaskan bahwa pertanian terpadu mempunyai beberapa keuntungan yang dapat diperoleh, baik untuk peternakan maupun budidaya tanaman holtikultura dan pangan.

Menurut Susmawati, peternakan itik yang ada di Kabupaten HSU dapat diusahatanikan dengan tanaman pertanian terpadu.

“Konsep pertanian terpadu, mudah-mudahan selama mengikuti pelatihan para petani bisa menerapkan di lahan dan desanya masing-masing,” harapnya.(Diskominfo/wahyu)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!