Selasa, 10 Desember 2019
Lingkungan Hidup

PEMKAB HSU DUKUNG PROGRAM KOTA TANPA KUMUH

AMUNTAI – Sebagai upaya meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar guna mendukung terwujudnya pemukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan, anggaran untuk program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) tahun 2019 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dialokasikan sebesar 2 Miliar Rupiah .

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati HSU H. Husairi Abdi saat membuka acara Workshop Program KOTAKU yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah HSU melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP), di Amuntai, Rabu (6/11).

“Hal ini tentunya dengan harapan agar kita target 0% kumuh dapat segera terealisasi di daerah yang sama-sama kita cintai ini,” harap Husairi.

Husairi mengatakan, selaku kepala daerah sangat mendukung program KOTAKU di HSU, dimana program ini memilki peran strategis dalam rangka meningkatkan peran masyarakat dan memperkuat peran pemerintah daerah dalam percepatan penanganan kawasan kumuh dan mendukung gerakan 100% akses air minum, 0% kawasan pemukiman kumuh, dan 100% akses sanitasi layak.

“Salah satu peran pemerintah daerah dalam pelaksanaan penanganan kawasan pemukiman kumuh kota adalah melibatkan peran aktif masyarakat dalam upaya mensinergikan penanganan pemukiman kumuh skala kota dan skala lingkungan,” tambahnya.

Menurut Husairi, pelibatan peran aktif masyarakat dilakukan melalui orientasi penanggulangan kemiskinan menuju orientasi penanganan pemukiman kumuh, dan Pemerintah Daerah sangat mendukung serta siap mendukung pelaksanaan program KOTAKU di Kota “Bertakwa” ini.

“Diharapkan program KOTAKU dapat mendukung pemerintah daerah sebagai pelaku utama penanganan pemukiman kumuh menuju kota layak huni dan berkelanjutan,” pungkas Husairi.

Senada, Koordinator KOTAKU Kabupaten HSU Wahyudin mengatakan, pemukiman kumuh saat ini merupakan masalah hampir semua kota-kota besar di Indonesia yang mencakup beberapa hal, di antaranya kondisi fisik, kondisi sosial, ekonomi, dan budaya yang bermukim di tempat tersebut dan juga dampak oleh dua bagian tersebut.

“Tujuan workshop program KOTAKU secara umum memberikan pemahaman yang sama proses penanganan kota tanpa kumuh di perkotaan pada kalangan pemerintah daerah, perguruan tinggi, kelompok peduli dan masyarakat luas,” ujar Wahyudin.

Wahyudin berharap kepada para peserta workshop agar diperolehnya pemahaman peserta workshop terhadap kebijakan umum kota tanpa kumuh, pemahaman peserta workshop terhadap kebijakan daerah penanganan kota tanpa kumuh, dan peserta workshop memberikan kemampuan khusus strategi pelaksanaan program dan kerjasama program.

Acara workshop program KOTAKU dihadiri Plt Kepala Dinas PUPRP HSU, Camat Amuntai Tengah, Lurah Paliwara, Lurah Antasari, perwakilan SKPD terkait, dan mahasiswa di HSU.(Diskominfo/ricky/aulia)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!