Kamis, 22 Agustus 2019
EkonomiPemerintahan

PEMKAB HSU LAUNCHING PEMBAYARAN NON TUNAI RETRIBUSI PASAR INDUK AMUNTAI

Amuntai – Guna mewujudkan pembayaran retribusi pasar secara transparan, efektif, efisien, dan akuntabel, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Badan Pengelolaan Pajak Retribusi Daerah (BPPRD) berkerjasama dengan Bank Kalsel cabang Amuntai melaksanakan launching pembayaran Transaksi Non Tunai (TNT) retribusi Pasar Induk Amuntai, Selasa (6/8).

Kegiatan dilaksanakan di depan Pasar Induk Amuntai, dihadiri Bupati HSU H Abdul Wahid HK, Wakil Bupati HSU H Husairi Abdi, Ketua TP PKK HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid, Jajaran Pejabat SKPD di lingkungan Pemda HSU, serta para pedagang di Pasar Induk Amuntai.

Kepala BPPRD HSU Hj Galuh Bungsu Sumarni mengatakan, tujuan kegiatan ini dalam rangka mempermudah para pedagang dalam membayar retribusi pasar dengan cara TNT.

“Ada 3 jenis retribusi, yaitu retribusi pertokoan, retribusi pelayanan pasar, serta retribusi pelayanan kebersihan dan persampahan,” ujar Galuh.

Menurut Galuh, dengan adanya launching transaksi non tunai ini penerimaan yang ada di Pasar Induk Amuntai bisa langsung masuk ke kas daerah tanpa harus para petugas datang menagih ke pasar.

Sementara itu, Kepala Bank Kalsel Cabang Amuntai Fachriza Nor Asli menjelaskan, saat ini Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Bank Indonesia begitu giatnya untuk mendukung program implementasi transaksi non tunai.

“Banyak manfaat melakukan transakai non tunai, seperti lebih praktis, akses masyarakat lebih luas dalam pembayaran, transparansi transaksi, efisiensi rupiah, meningkatkan sirkulasi uang dalam perekonomian, dan perencanaan ekonomi yang lebih akurat,” jelas Fachriza.

Fachriza juga menginformasikan, pembayaran retribusi pasar transaksi non tunai bisa dilakukan melalui mobile banking yang sudah disediakan, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Seiring dengan itu, Bupati HSU H Abdul Wahid HK saat membuka acara launching transaksi non tunai, menyampaikan bahwa transaksi non tunai retribusi Pasar Induk Amuntai ini merupakan program pemerintah guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti pungli, di samping memudahkan para pedagang.

“Kami berharap para pedagang bisa melakukan retribusi Pasar Induk Amuntai dengan perubahan ini dan mempermudah para pedagang semuanya,” pungkas Wahid. (Diskominfo/ricky/irwin)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!