Rabu, 19 Desember 2018
Pemerintahan

SGI ITU MELELAHKAN SEKALIGUS MENYENANGKAN

Amuntai – Tak terasa perkuliahan Sekolah Guru Indonesia (SGI) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) khususnya di Kecamatan Sungai Pandan telah memasuki perkuliahan ke-4, yang berarti secara keseluruhan sudah memasuki pekan ke-6 dari 10 pekan yang akan diselenggarakan.

Bukannya semakin lama semakin menurun daya semangatnya, tetapi semangat guru-guru semakin membara tiap pekannya. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran mereka selalu mencapai 100%.

Dari segi tugas, mereka menyelesaikan tugas dari SGI dengan baik, seperti membuat video pembelajaran, media pembelajaran, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), menulis diary, dan yang paling berat adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Padahal kita ketahui mereka semuanya berprofesi sebagai guru yang punya tanggung jawab di sekolah, apalagi sekarang sedang gencarnya persiapan menyambut Ujian Sekolah dan Ujian Nasional.

Apalagi guru-guru di Sungai Pandan ini mayoritas dari kaum hawa yang notabenenya selain menjadi guru juga sebagai ibu rumah tangga. Tapi ternyata tugas SGI bukan menjadi beban bagi mereka, melainkan tantangan sebagai ajang pembuktian bahwa mereka adalah guru-guru terhebat dari guru hebat yang lain.

Trainer SGI M. Wahyudin S.Adam mengatakan, tiap perkuliahan SGI dibagi menjadi 3 sesi dari pagi hingga sore. Istimewanya, pertemuan pekan ke-6 merupakan perkuliahan yang berbasis kreativitas; di sesi 1 tentang lingkungan belajar yang dirancang memiliki syarat yaitu visibilitas, aksesbilitas, fleksibilitas, kenyamanan, dan keindahan; di sesi 2 tentang Display Kelas yang dalam mendesainnya harus mempertimbangkan gambar latarnya, pemilihan warna, penentuan judul, garis tepi, dan penyajian kontennya; dan di sesi 3 kembali bergelut dengan PTK.

“Alhamdulillah guru-guru sudah menyelesaikan bab I dan II dalam penulisannya dan sebagian telah melakukan tindakan siklus I. Itu artinya sebentar lagi mereka akan menyelesaikan PTK-nya tepat waktu sebelum bertemu di pekan ke-9 untuk melaporkan hasil penelitian dalam Sidang Penelitian Tindakan Kelas,” kata Wahyudin.

Wahyudin menambahkan, hasil Penelitian Tindakan Kelas peserta SGI akan diarsipkan/dibukukan dalam bentuk prosiding agar penelitian ini bisa memberikan manfaat yang lebih kepada semua orang melalui inspirasi dari guru-guru SGI.

“Bangga Jadi Guru, Guru Berkarakter, Menggengam Indonesia,” seru Wahyudin. (Diskominfo/Trainer SGI)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!