Senin, 20 November 2017
AgamaPendidikanUmum

SIT IHSANUL AMAL ALABIO GELAR PELATIHAN HOTS

Amuntai – Sekolah Islam Terpadu (SIT) Ihsanul Amal Alabio Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan Pelatihan Pembelajaran Berbasis HOTS (Higher Order Thingking Skill) dan Literasi, di Gedung Agung Amuntai, Minggu (5/11).

Kegiatan ini diikuti ratusan peserta perwakilan dari sekolah-sekolah yang tergabung dalam Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) wilayah Banua Enam, dengan menghadirkan narasumber Dr. H. Sukro Muhab, M.Si yang juga Pembina SIT Pusat.

“Ada sekitar 250 orang perwakilan dari SIT se-Banua Enam yang hadir dalam kegiatan ini, yaitu dari Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin”, ujar Ketua Panitia Pelaksana Akhmad Muzakir, S.Pd.I.

Menurut Muzakir, pelatihan ini dilaksanakan sesuai program pemerintah tentang penerapan HOTS dan literasi di sekolah, dengan harapan bisa menjadi salah satu solusi dari berbagai permasalahan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan SIT Ihsanul Amal Sukiman, S.Pd., MM, menyampaikan beberapa hal penting terkait pelaksanaan pelatihan ini, diantaranya harapan untuk peningkatan kesetaraan mutu bagi SIT se-Banua Enam.

“Pertemuan ini merupakan kesempatan yang baik untuk saling bertukar pikiran antar pihak SIT se-Banua Enam terkait permasalahan mutu SIT di setiap daerah, karena tidak bisa dipungkiri adanya kesenjangan antara di daerah maju dan daerah tertinggal”, tutur Sukiman.

Sukiman menambahkan, kesenjangan tersebut merupakan sebuah tantangan, sehingga diharapkan SIT se-Banua Enam dapat bersinergi untuk meraih kesetaraan mutu SIT di setiap daerah.

“Untuk itu, diharapkan SIT yang sudah maju dapat memberikan dukungan kepada SIT yang berada jauh di belakangnya, supaya SIT se-Banua Enam dapat meraih kesetaraan mutu”, tambahnya.

Terkait mutu pendidikan, narasumber yang juga Pembina JSIT Pusat, H. Sukro Muhab, menyampaikan kepada peserta yang hadir mengenai pembelajaran berbasis HOTS (Higher Order Thingking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Menurut Muhab, HOTS merupakan kemampuan berpikir dan bernalar dalam segala hal.  Oleh karena itu, seorang pendidik harus memiliki kecerdasan agar memiliki visi-misi tertentu demi kemajuan dunia pendidikan.

“Semua pendidik memiliki tanggung jawab untuk melatih para peserta siswanya dengan latihan berpikir tingkat tinggi, karena kemampuan ini lebih bermanfaat bagi para siswa untuk menjalani hidupnya setelah melaksanakan pendidikan”, lanjut Muhab.

Muhab menambahkan, kemampuan berpikir tingkat tinggi akan melahirkan generasi yang mampu berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam kehidupan sehari-hari (Diskominfo/mahdi).

Leave a Response

Dinas Kominfo HSU

Media Center – Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara

error: Konten di lindungi !!