Senin, 21 Oktober 2019
PemerintahanSosialisasi

SOSIALISASIKAN PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK, DPPPA TERJUN LANGSUNG KE MASYARAKAT

Amuntai – Perkawinan anak merupakan pelanggaran hak-hak anak perempuan dan laki-laki, karena anak rentan kehilangan hak pendidikan, kesehatan, gizi, perlindungan dari kekerasan expolitasi, dan tercabut dari kebahagian masa anak – anak.

Hal tersebut disosialisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) dalam Aksi Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak dengan terjun langsung ke masyarakat di kawasan Pasar Candi Amuntai, Selasa (1/10).

Kabid Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga DPPPA Rusinah mengatakan, kegiatan aksi dengan langsung terjun ke masyarakat yang berada di pasar ini agar bisa langsung bersentuhan dengan masyarakat dari berbagai macam lapisan dengan berbagai macam latar belakang dalam memberikan pemahaman pencegahan perkawinan anak.

“Sudah beberapa kali melakukan aksi ini, mungkin 2 hari kedepan akan melakukan aksi lagi dengan sasaran masih di pasar yaitu di pasar unggas dan di pasar kerajinan tangan,” ujar Rusinah.

Menurut Rusinah, saat ini berdasarkan data DPPPA Kabupaten HSU dari tahun 2017 sampai 2019 perkawinan usia anak semakin menurun, hal tersebut seiring dengan dilakukannya sosialisasi pencegahan agar perkawinan usia anak tidak ada lagi di HSU.

“Dengan adanya aksi ini, masyarakat yang mendengar bisa menyampaikan kepada keluarga, tetangga, dan juga kepada anak-anak meraka sehingga lebih efektif,” harap Rusinah. (Diskominfo/ricky/aulia)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!