Sabtu, 5 Desember 2020
Umum

BLK AMUNTAI KEMBALI LAKSANAKAN PELATIHAN KETERAMPILAN KERJA

AMUNTAI – Balai Latihan Kerja (BLK) Amuntai kembali membuka pelatihan keterampilan berbasis kompetensi. Pelatihan sendiri dibuka secara resmi oleh Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) yang diwakili M Syarif Fajerian Noor selaku Kepala Dinas Penanan Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Kabupaten HSU, bertempat di BLK Amuntai, Selasa (20/10/2020).

Meski pelatihan dengan penerapan Protokol kesehatan covid-19, para serta tampak antusias mengikuti jalannya pelatihan yang rencananya berjalan selama satu setengah bulan.

Adapun pelatihan yang diikuti para peserta kali ini di antaranya kejuruan perakitan komputer, menjahit pakaian sesuai style, dan servis sepeda motor konvensional.

M Syarif Fajerian Noor dalam sambutannya menyambut baik kepada BLK Amuntai atas pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi pada program peningkatan kompetensi tenaga kerja dan produktivitas, yang sumber dananya dari APBD tahun 2020.

Lebih lanjut, dikatakannya kegiatan ini tentu memiliki arti penting bagi tenaga kerja mengingat di era globalisasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat, begitu juga tantangan yang hadapi semakin kompleks, hampir setiap saat perubahan itu selalu terjadi di berbagai sektor kehidupan masyarakat.

“Sehingga kita harus membekali diri dengan skill atau keahlian kompetensi kualitas yang meningkatkan produktivitas, sehingga kita mampu menjadi tenaga kerja yang profesional,” jelasnya saat membuka kegiatan.

Ia menambahkan, salah satu sektor permasalahan yang sering dihadapi adalah faktor lapangan kerja dan ketersediaan tenaga kerja sektor ini memiliki hubungan yang signifikan dan saling ketergantungan antara satu dengan lainnya.

Faktor lapangan kerja merupakan upaya yang dilakukan baik oleh pemerintah maupun perusahaan swasta untuk membuka peluang usaha dengan merekrut tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, lanjut Syarif, persediaan tenaga kerja yang ada harus sesuai dengan keterampilan, padahal kompetensi yang dibutuhkan saat ini masih sangat terbatas dan rendah.

Apalagi tenaga kerja yang benar ketidakseimbangan antara ketersediaan lapangan kerja dan tenaga kerja akan berakibat pada pengangguran yang pada gilirannya akan membawa dampak pada pembangunan sosial ekonomi dalam kehidupan masyarakat.

“Bahkan pengangguran saat ini dapat meningkatkan angka kemiskinan,” imbuhnya.

Karenanya, Kata Syarif, pemerintah telah banyak melakukan upaya salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan berbasis kompetensi seperti kali ini.

“Hal ini dimaksudkan sebagai upaya kita memberikan bekal ketrampilan kerja kepada masyarakat agar mampu bersaing dalam dunia kerja bahkan dapat membuka peluang usaha kerja bagi yang lainnya,” harapnya.

Sementara ditemui terpisah, Plt Kepala BLK Amuntai Ahmad Noor Ilmi, mengaku sejak sekitar 5 bulan terakhir selama Pandemi Covid-19 secara otomatis kegiatan pelatihan berbasis kompetensi di BLK Amuntai terhenti.

Namun, meski sempat terhenti sejak sekitar bulan Maret sampai bulan Juli, para alumni dan beberapa peserta pelatihan khususnya menjahit sempat diarahkan ke pembuatan masker kain untuk memenuhi kebutuhan masker masyarakat di tengah pandemi.

“Kemungkinan di awal tahun (2021) kita rencanakan pelatihan kembali dengan dana APBD,” katanya.

Ahmad Noor Ilmi menghimbau kepada para remaja-remaja yang ingin mengikuti pelatihan gratis di BLK Amuntai dapat melakukan pendaftaran di Kantor BLK Amuntai.(Diskominfo/Wahyu)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!
%d blogger menyukai ini: