Kamis, 28 Mei 2020
Pemerintahan

DISPERINDAGKOP-UKM HSU SIAP TERA ULANG

AMUNTAI – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Bidang Perdagangan siap mengoperasikan alat standar tera ulang terhadap alat ukur, takar, timbangan, dan perlengkapan (UTTP) pedagang di seluruh Kabupaten HSU.

Kepala Disperindagkop HSU melalui Kabid Perdagangan H Marzuki menuturkan, setelah pada bulan Desember 2019 kemarin memperoleh satu unit mobil operasional sekaligus alat-alat standar tera dari Kementerian Perdagangan RI melalui dana alokasi khusus Bidang Pasar tahun 2019, pihaknya secepatnya akan melakukan tera ulang terhadap alat ukur dan timbangan para pedagang khususnya di kawasan pasar wilayah kabupaten HSU.

“Yang pertama pasti kita lakukan di lingkungan terdekat dahulu, Amuntai Tengah,” ungkap Mazuki, Selasa (7/1).

Namun, menurut Marzuki meski proses uji lulus tera terbilang cukup panjang, pihaknya dalam waktu dekat bakal terlebih dahulu melakukan pelaporan kepada Kementerian Perdagangan agar mendapatkan penilaian uji tera, barulah setelahnya tim Pengawas Metrologi Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan RI datang menilai serta melakukan pengecekan peralatan tera sebagai tindak lanjutnya.

“Kami rencanakan minggu ke-3 atau 4 Januari ini ke kementerian dulu, untuk pelaporan minta penilaian, kemudian nantinya ada tindak lanjut beberapa tahapan, baru keluar berhak nya dengan stempel kode penera,” beber Marzuki.

Selain itu, ia juga menambahkan kendati peralatan standar tera dan petugas teknisi penera sudah ada, akan tetapi teknisi penera tersebut belum memiliki izin sebagai seorang penera, lantaran harus mengikuti uji kompetensi dan penilaian sebagai petugas.

“Ditambah lagi menunggu penera yang sudah berhak menjadi penera dan perda metrologi,” lanjut Marzuki.

Kedepan, ia menambahkan tidak hanya tera ulang terhadap alat ukur/timbangan para pedagang, tetapi juga SPBU yang berada di wilayah HSU, karena terakhir melakukan kegiatan tera ulang pada tahun 2017 silam.

“Mudah-mudahan setelah kami melakukan pelaporan ke kementerian dan bakal putugas penera kami sudah mengikuti uji dan penilaian, dalam 3 sampai 4 bulan mendatang kita sudah dapat melakukan operasi,” tandasnya.

Perlu diketahui, tera sendiri adalah tanda uji pada alat ukur, sementara tera ulang adalah pengujian kembali secara berkala terhadap UTTP dan ukuran yang dipakai dalam perdagangan sehingga dapat memastikan akurasi setiap alat ukur, alat takar, maupun alat timbang. (Diskominfo/wahyu)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!