Rabu, 23 September 2020
Kesehatan

EDUKASI SECARA DINI DAN NUTRISI SEIMBANG CEGAH ANAK TERPAPAR COVID 19

AMUNTAI – Protokol kesehatan covid-19 di saat pandemi ini bukan hanya untuk dipatuhi oleh orang dewasa saja, mengingat data per 1 Juni untuk kasus tepaparnya Covid-19 terhadap anak di Indonesia cukup tinggi.

Menurut dr. I. Dewi Yunianti, Sp.A yang sehari-harinya bertugas di Rumah Sakit Pambalah Batung Amuntai sebagai spesialis anak, bahwa anak-anak juga mempunyai kerentanan tertular Covid-19, sehingga anak-anak juga harus mematuhi protokol kesehatan.

“Namun untuk anak-anak ini ada tantangan tersediri untuk mematuhi protokol kesehatan ini, karena anak-anak sedikit cerewet, namun demikian kita selaku orang tua tentunya sudah mengenal karakter si anak tersebut. Jadi kita bisa menerapkan protokol kesehatan secara edukatif, misalnya memberikan pemahaman apa itu Covid-19, bagaimana penyebaran dan dampaknya terhadap kesehatan melalui gambar-gambar, tontonan melalui video serta animasi-animasi mengenai Covid-19 itu,” jelas dr. Dewi.

dr. Dewi menambahkan, di samping itu juga orang tua hendaknya jangan mengajak atau mengikutsertakan anaknya ketika keluar rumah untuk keperluan yang tidak memberikan manfaat buat anak itu sendiri, apalagi mengajak ke Mall, kecuali melakukan imunisasi.

Masih menurut dr. Dewi, masker dan face shield juga boleh digunakan untuk anak, namun hanya anak yang sudah berumur 2 tahun ke atas, tentunya dengan batasan-batasan tertentu dengan harapan menghindari sentuhan langsung tangan anak ke wajahnya, karena sifat anak yang selalu aktif.

“Di samping anak harus bisa membiasakan cuci tangan, orang tua harus bisa mengedukasi anak bagaimana cuci tangan yang benar dan menjadikan aktifitas cuci tangan itu menjadi kegiatan menyenangkan buat si anak tersebut, karena dengan keterbiasaan yang telah dimiliki oleh anak tersebut memudahkan dia untuk menjalankan protokol kesehatan di masa new normal,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Adelaide Sharfina yang juga bertugas di Rumah Sakit Pembalah Batung Amuntai menambahkan bahwa di saat semua orang diharuskan berada di rumah, baik bekerja dan melakukan aktivitas lainnya di rumah, merupakan momen penting bagi orang tua dan anaknya, dimana orang tua dapat mengawasi atau dapat memberikan asupan gizi atau nutrisi yang baik kepada anak-anaknya, sehingga hal ini juga memberikan pengaruh untuk tumbuh kembang anak di masa pandemi ini.

“Dengan pemenuhan gizi yang seimbang, anak akan mempunyai daya tahan tubuh yang prima yang tentunya juga akan berdampak baik atau tahan terhadap Covid-19, selain dari kebiasaan-kebiasaan baik yang telah dimiliki oleh si anak tersebut,” lanjutnya.

Hal tersebut disampaikan oleh kedua dokter tersebut saat menjadi narasumber dalam acara Dialog Interaktif HSU Cegah Covid-19 dengan tema Ancaman Covid-19 terhadap Anak dan Upaya Antisipasi yang Harus Diupayakan. Dialog interaktif tersebut disiarkan langsung melalui Kominfo TV dan Channel Youtube Diskominfo HSU pada Kamis Malam 11 Juni 2020. (Diskominfo/tim)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
%d blogger menyukai ini: