Jumat, 22 Januari 2021
Umum

HSU BERDUKA, KH AHMAD SUHAIMI MENINGGAL DUNIA

AMUNTAI – Berita duka datang dari Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Telah berpulang ke Rahmatullah Guru Besar KH. Ahmad Suhaimi bin Anci.

Almarhum meninggal dunia dalam usia 79 tahun pada hari Sabtu 28 November 2020 bertepatan dengan 12 Rabiul Akhir 1442 H pukul 06.00 WITA. Almarhum dimakamkan di Alkah Keluarga Pakacangan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Sebelum proses pemakaman, setelah sholat Dzuhur jenazah dibawa ke Langgar Nurul Muttaqin di Pakacangan untuk dishalatkan. Shalat fardu kifayah tersebut dilaksanakan sebanyak 12 kali secara bergantian, dikarenakan orang yang hadir dalam proses pemakaman tersebut ratusan lebih. Proses pemakaman dilaksanakan setelah shalat Ashar.

Setelah proses pemakaman selesai, dilanjutkan dengan pembacaan doa untuk almarhum yang dipimpin oleh Dr. H. Sabberan Effendi, Mualim H. Barri, dan H. Husaini dilakukan secara bergantian. Hampir semua Guru dan Ulama di Kabupaten Hulu Sungai Utara turut hadir bersama masyarakat HSU.

Diketahui, KH. Ahmad Suhaimi lahir di Pakacangan-Amuntai pada Kamis 2 Januari 1941 M (bertepatan dengan 3 Zulhijjah 1359 H). Beliau adalah guru para Qari terbaik. Karena keahlian beliau dalam seni baca Al-Qur’an, beliau sering diminta untuk menjadi Dewan Hakim pada setiap pelaksanaan MTQ.

Setelah tamat dari Normal Islam Amuntai, lalu pada tahun 1961 mengikuti ujian PGA 6 tahun dan lulus, kemudian diangkat menjadi guru agama pada MI/SD. Pernah menjadi guru di SMP Negeri 1 Amuntai (1969-1976), hingga menjadi Kepala Madrasah Tsanawiyah Normal Islam Putra (1993-2001). Sekarang beliau juga menjadi dosen STIQ Amuntai (1999-sekarang).

Diantara kalam beliau:

“Karena kesibukan seringkali kita lalai terhadap kewajiban, seringkali kita anggap remeh, sepele, kita anggap sederhana. Padahal kewajiban (beribadah) kepada Allah adalah sesuatu yang utama dan perlu diutamakan, tidak boleh kita anggap enteng, tidak boleh kita tinggalkan”

“Tanda seseorang mensyukuri nikmat Allah yang banyak adalah dengan banyak melaksanakan shalat”

“Kekuatan yang utama bagi orang Islam yang pertama adalah kekuatan iman, kemudian fisik, setelah itu baru kekuatan ekonomi dan yang lain-lainnya”

“Hiasilah rumah kita dengan (bacaan) Al-Qur’an, jangan dengan perabotan rumah tangga”.
(Diskominfo/Akbar)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!
%d blogger menyukai ini: