Kamis, 28 Januari 2021
Umum

JELANG PILKADA, POLRES DAN KPU HSU GELAR SIMULASI PENGAMANAN TPS

AMUNTAI – Kepolisian Resort (Polres) Hulu Sungai Utara (HSU) bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten HSU serta beberapa unsur yang terlibat mengadakan kegiatan Simulasi Pengamanan TPS dalam rangka pengamanan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalsel tahun 2020 di Kab.HSU. Simulasi dilaksanakan di depan Lapangan Pahlawan Amuntai, Kamis (3/12/2020).

Kegiatan ini menindaklanjuti telegram Kapolri Nomor STR/307/VI/OPS 1.3/2020 tanggal 16 Juni 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2020 dan Rencana Operasi Nomor R/Renops/11/IX/OPS 1.3/2020 tanggal 1 September 2020 tentang Operasi Kepolisian Kewilayahan “Mantap Praja Intan 2020” dalam rangka pengamanan pemilu Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Kalsel tahun 2020.

Kegiatan dihadiri oleh Kapolres HSU beserta jajaran, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda HSU, Forkopimda, Satpol PP dan Damkar, Linmas, dan aparat TNI.

Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Afri Darmawan dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada Ketua KPU HSU dan jajarannya atas kerjasamanya selama ini sehingga dapat melaksanakan kegiatan simulasi pengamanan TPS. Kapolres juga mengimbau kepada jajarannya untuk bekerja semaksimal mungkin dalam pengamanan pelaksanaan kegiatan Pilkada tahun ini guna menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif, terlebih lagi terhadap pengamanan di masing-masing TPS, sehingga dalam pelaksanaan Pilkada dalam masa pandemi covid-19 ini benar-benar mematuhi protokol kesehatan.

AKBP Afri Darmawan juga menyampaikan bahwa Pilkada tahun ini sangatlah berbeda dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya, karena kegiatan ini harus mengikuti 12 persyaratan, antara lain:

  1. Melakukan penyemprotan berkala di TPS tersebut.
  2. KPPS yang bertugas dilengkapi dengan APD, mulai dari masker, face shield, dan sarung tangan.
  3. Menghindari antrian pada saat pencoblosan pemilih, diimbau untuk datang sesuai jadwal kedatangan pemilih.
  4. Pemilih yang datang ke TPS wajib menggunakan masker.
  5. Selama berada di TPS ataupun di sekitar TPS selalu menjaga jarak satu dengan yang lainnya.
  6. Sebelum masuk dan keluar TPS setiap pemilih wajib mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan.
  7. Sebelum masuk ke TPS pemilih akan diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas.
  8. Sebelum masuk ke TPS pemilih diberikan sarung tangan.
  9. Setelah pencoblosan pemilih tidak lagi mencelupkan jari ke tinta, akan tetapi ditetesi saja.
  10. Daftar pemilih dalam 1 TPS maksimal 500 pemilih.
  11. Di TPS terdapat bilik khusus untuk pemilih yang memiliki suhu tubuh di atas 37,3 derajat celsius.
  12. Selama melaksanakan pemilihan suara tidak berkerumun dan hindari kontak fisik guna mencegah penyebaran virus covid-19.

Sementara itu, Ketua KPU HSU Rina Meisaputri menyampaikan bahwa KPU HSU telah membentuk Badan Ad hoc Penyelenggara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalsel Tahun 2020 yang terdiri dari tingkat kecamatan yaitu PPK, tingkat desa yaitu PPS, dan tingkat TPS yaitu KPPS.

Selain dari KPPS dan petugas ketertiban yang boleh berada di TPS adalah 1 orang pengawas TPS dan 1 orang saksi masing-masing calon. Dijelaskan Rini pula sebelum kegiatan hari pemungutan suara dilaksanakan penentuan lokasi TPS yang dilakukan oleh KPPS dan memperhatikan kemudahan jangkauan bagi pemilih baik pemilih yg normal ataupun pemilih disabilitas, pembuatan TPS paling lambat 1 hari sebelum hari H dengan ukuran 10 x 8 meter, pengumuman hari pemungutan suara kepada masyarakat, dan penyampaian formulir model C pemberitahuan KWK.

Acara dilanjutkan dengan Simulasi Pengamanan TPS oleh petugas dan disaksikan oleh peserta yang berhadir.

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!
%d blogger menyukai ini: