Sabtu, 4 Juli 2020
AgamaPendidikan

RATUSAN PESERTA IKUTI FESTIVAL ANAK SALEH

AMUNTAI – Sebanyak 290 santri mengikuti Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) ke-XI tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang diadakan oleh BKPMRI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia) Kabupaten HSU.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati HSU H Husairi Abdi, bertempat di halaman Masjid Raya At-Taqwa Amuntai, Minggu (8/3).

Abdus Syahid selaku Direktur Daerah (Dirda) LPPTKA BKPRMI Kabupaten HSU dalam laporannya menyampaikan, ada beberapa cabang lomba dalam FASI kali ini.

Tartil Al-Quran jenjang TKA/TPA diikuti sebanyak 50 peserta, azan dan iqamah jenjang TKA/TPA sebanyak 37 peserta, nasyid islami jenjang TKA/TPA sebanyak 20 peserta, peragaan shalat jenjang TKA sebanyak 7 peserta, cerdas cermat Al-Quran jenjang TKA/TPA/ TQA sebanyak 33 peserta, mewarnai gambar jenjang TKA sebanyak 32 peserta, menggambar jenjang TKA sebanyak 30 peserta, kaligrafi jenjang TQA sebanyak 9 peserta, kisah islami jenjang TPQ sebanyak 6 peserta, ceramah agama Islam bahasa Indonesia jenjang TPA/TKA/ TPQ sebanyak 20 peserta, Tilawah Al-Quran jenjang TPQ sebanyak 14 peserta, dan Tahfidz Juz Amma jenjang TPQ sebanyak 20 peserta.

Ketua TP PKK Hj Anisah Rasyidah selaku Pembina LPPTKA BKPRMI berharap semoga kegiatan ini benar-benar dijadikan sebagai ajang untuk membangun dan mencetak generasi yang saleh dan salehah.

“Pembinaan sikap dan mental keagamaan bagi anak-anak kita sebagai generasi penerus kepemimpinan umat beragama dan bangsa saat ini dan di masa yang akan datang merupakan tanggung jawab kita bersama para orang tua, masyarakat, pemerintah yang memerlukan konsistensi pembinaan terus-menerus serta berkelanjutan,” ujar Anisah.

Senada, Wakil Bupati HSU Husairi juga mengharapkan Festival Anak Sholeh Indonesia yang ke-XI tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara ini merupakan ajang yang tepat untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengekspresikan bakat dan kemampuan yang mereka miliki, serta juga diharapkan dapat menggali potensi yang ada pada anak-anak, sehingga tumbuh menjadi generasi yang saleh, cerdas, dan berkualitas serta memiliki daya saing yang tinggi.

“Saya juga mengingatkan akan peran dan tanggung jawab orang tua termasuk para ustadz dan ustadzah dan pembimbing TPA/TKA dan TPQ untuk memberikan pengetahuan dan agama serta bimbingan moral dan akhlak sebagai bekal yang berharga bagi anak-anak kita dalam melangkah ke masa depan. Dengan demikian mereka tidak akan mudah terperosok dan terpengaruh dalam moral yang tidak baik, akan tetapi diharapkan menjadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, menjalankan agama secara kaffah, serta berguna bagi nusa dan bangsa,” lanjut Husairi.

Dalam kesempatan tersebut, Husairi juga menyerahkan hadiah kepada 10 santri berprestasi dari setiap kecamatan yang ada di Hulu Sungai Utara. (Diskominfo/ikhsan/aulia)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!
%d blogger menyukai ini: