Rabu, 8 Juli 2020
KesehatanPemerintahan

TELECONFERENCE DENGAN PAMAN BIRIN, WAHID SAMPAIKAN KONDISI TERKINI HSU

Amuntai – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Sahbirin Noor menggelar rapat koordinasi teleconference dengan seluruh Kepala Daerah Bupati/Walikota se Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (22/3).

Kegiatan rapat koordinasi dengan seluruh kepala daerah se Provinsi Kalsel untuk melihat sejauh mana persiapan dan kendala setiap Kabupaten/Kota dalam upaya pencegahan Covid 19 yang semakin menyebar luas di setiap daerah di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H. Abdul Wahid HK didampingi Wakil Bupati HSU, Sekretaris Daerah, Unsur Forkopimda, dan Pejabat SKPD terkait, melaporkan kepada Gubernur yang akrab disapa Paman Birin tersebut, bahwa di Hulu Sungai Utara sampai saat ini masih terkendali stabil.

“Alhamdulliah Kabupaten Hulu Sungai Utara secara umum terkendali stabil,” ucap Wahid.

Wahid juga mengatakan, meskipun HSU masih dalam keadaan stabil, upaya pemantauan terus dilakukan, mengingat dimana beberapa waktu lalu ada banyak calon jamaah umrah dari Hulu Sungai Utara, dan juga pada mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar daerah.

“Saat dilakukan larangan memasuki Saudi Arabia, maka pemerintah melakukan pemantauan khususnya bagi jamaah umrah dan juga mahasiswa yang kuliah di luar provinsi serta masarakat kita yang kebetulan melakukan perjalanan ke luar provinsi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Daerah juga telah melakukan screening (penyaringan) di setiap rumah sakit, puskesmas, dan melakukan kunjungan ke rumah-rumah yang baru datang dari luar negeri. Hingga kini ditemukan dua orang dalam status ODP (Orang Dalam Pemantauan).

“Ini akan kami pantau terus secara ketat melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas,” tambah Wahid.

Selain itu Wahid juga menginstruksikan kepada seluruh masyarakat khususnya bagi yang mempunyai keluarganya dari luar provinsi yang datang ke HSU untuk hendaknya menghubungi call center posko gugus tugas covid 19 untuk mendapatkan kunjungan pemeriksaan dan screening.

“Jadi kami membikin posko pelayanan bagi warga masyarakat kita yang baru datang dari luar provinsi,” lanjut Wahid.

Ia juga menginformasikan, mulai Senin ini seluruh layanan kesehatan di HSU menerapkan pembatasan kunjungan kepada pasien yang sedang rawat inap, dimana tidak diperbolehkan untuk mengunjungi pasien kecuali hanya orang yang bertugas menjaga pasien, selebihnya tidak diperbolehkan masuk.

“Kami membatasi kunjungan ke rumah sakit, lebih khusus kepada anak usia di bawah 12 tahun, kami larang untuk berada di fasilitas kesehatan dan untuk dianjurkan tidak berada di kerumunan,” tegas Wahid.

Di samping itu, mulai saat ini ASN dan pejabat di lingkungan Kabupaten HSU dilarang untuk melakukan perjalanan dinas keluar Kabupaten HSU, terkecuali ada panggilan mendesak dari instansi provinsi.

“Jadi kami melarang untuk sementara ASN melakukan perjalanan dinas, bahkan juga melarang untuk menggunakan anggaran pemerintah daerah,” ucap Wahid

Wahid juga menjelaskan, untuk alokasi anggaran sesuai pentunjuk dari Kementerian Keuangan, Kementrian Dalam Negeri, dan Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan untuk menyiapkan anggaran dana tak terduga untuk kelancaran pencegehan covid 19 di Kabupaten HSU.

Adapun Gubernur Provinsi Kalimantan H. Sahbirin Noor mengimbau kepada seluruh masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan untuk tidak panik dan menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan dengan air mengalir dengan sabun dan menjaga pola hidup sehat, dimana sekarang status di Provinsi Kalimantan Selatan yang sebelumnya siaga darurat naik menjadi tanggap darurat.

“Dan juga kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama berdoa meminta kepada Allah SWT dan berikhtiar agar Provinsi Kalimantan Selatan bisa dijauhkan dari virus corona atau covid 19 ini,” harapnya. (Diskominfo/ricky)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!
%d blogger menyukai ini: